EKONOMI & BISNISHEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Puluhan Ribu Investor Baru, BEI Tingkatkan Edukasi Pasar Modal Nasional

18
×

Puluhan Ribu Investor Baru, BEI Tingkatkan Edukasi Pasar Modal Nasional

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Suasana pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia bersama Self-Regulatory Organization di Main Hall BEI, Jakarta

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghadirkan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 sebagai ruang edukasi dan pengenalan pasar modal bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 November 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas literasi keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi yang terencana dan bertanggung jawab.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pertumbuhan jumlah investor perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai berbagai instrumen investasi, tujuan keuangan, serta risiko yang menyertainya. Menurutnya, keputusan investasi seharusnya tidak hanya didasarkan pada keinginan memperoleh keuntungan, tetapi juga mempertimbangkan kesiapan dan kemampuan masing-masing individu. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pembukaan CMSE 2026, Kamis (5/11), baru-baru ini.

“Seperti marathon, investasi bukan sekadar tentang seberapa cepat kita memulai atau seberapa jauh kita ingin melangkah, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan diri, menjaga ritme, dan tetap konsisten untuk mencapai tujuan,” kata Jeffrey.

Ia menjelaskan, setiap orang mempunyai titik awal, kemampuan, dan sasaran keuangan yang berbeda. Karena itu, pemilihan instrumen investasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta profil risiko masing-masing. Pengetahuan yang cukup dan perencanaan yang matang dinilai menjadi bekal penting agar masyarakat dapat menjalani aktivitas investasi secara lebih bijaksana dan berkelanjutan.

Penyelenggaraan CMSE 2026 mengusung tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”. Kegiatan ini diselenggarakan BEI bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Agenda tersebut sekaligus memperkuat kampanye #AkuInvestorSaham yang telah diluncurkan BEI sejak 10 Agustus 2023 untuk memperkenalkan pasar modal kepada masyarakat dari berbagai latar belakang.

Baca Juga  98 Persen Peserta UTBK SNBT UPR dari Kalteng

Selama tiga hari pelaksanaan, CMSE 2026 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari seremoni, seminar, diskusi interaktif, hingga pameran produk dan layanan pasar modal. Pada hari pertama, agenda mencakup Opening Ceremony, Galeri Investasi BEI Award 2026, serta seminar utama bertajuk “Indonesia’s Economic & Investment Outlook” yang membahas perkembangan ekonomi dan prospek investasi Indonesia.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Jumat (6/11) melalui peluncuran Indonesia ESG Bond Index oleh PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI). Pengunjung juga memperoleh kesempatan mengikuti edukasi mengenai perencanaan keuangan, berbagai pilihan instrumen investasi, serta pengenalan pasar modal syariah. Sementara itu, agenda Sabtu (7/11) mencakup pembahasan Exchange-Traded Fund (ETF) Emas, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam sektor keuangan, serta sesi inspiratif bersama figur publik dan atlet.

Selain kegiatan edukasi, penyelenggara menyediakan 88 booth dengan partisipasi lebih dari 100 tenant booth. Peserta pameran berasal dari berbagai unsur ekosistem pasar modal, di antaranya OJK, SRO beserta anak usahanya, anggota bursa, manajer investasi, agen penjual efek reksa dana, perusahaan tercatat, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, perusahaan binaan IDX Incubator, asosiasi pasar modal, serta mitra lainnya. Kehadiran berbagai peserta tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memperoleh informasi langsung mengenai produk, layanan, dan aktivitas pasar modal Indonesia.

Baca Juga  Fairid Naparin dan Achmad Zaini Resmi Jabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya 2025-2030

Upaya memperluas edukasi tersebut sejalan dengan pertumbuhan jumlah investor di Tanah Air. Berdasarkan data BEI per 15 Oktober 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 32.723.392 Single Investor Identification (SID), termasuk 10.301.974 SID investor saham. Peningkatan jumlah tersebut menjadi perhatian penting bagi penyelenggara untuk memperluas jangkauan literasi agar pertumbuhan partisipasi masyarakat di pasar modal turut disertai pemahaman mengenai karakteristik produk, potensi risiko, dan pertimbangan dalam menentukan keputusan investasi.

Melalui penyelenggaraan CMSE 2026, BEI bersama seluruh pemangku kepentingan pasar modal berharap masyarakat semakin mengenal berbagai peluang investasi sekaligus memahami pentingnya pengetahuan, perencanaan, dan konsistensi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan produk dan layanan pasar modal, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan literasi dan inklusi keuangan nasional. Dengan demikian, peningkatan jumlah investor diharapkan berjalan seiring dengan kualitas pemahaman masyarakat sehingga pasar modal dapat berkontribusi lebih optimal terhadap penghimpunan dana jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (RED/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts