DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Puskesmas Tangkiling Usulkan Ambulans Air dan Ruang Obat

14
×

Puskesmas Tangkiling Usulkan Ambulans Air dan Ruang Obat

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Ketua DPW Partai NasDem Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, meninjau kondisi pelayanan Puskesmas Tangkiling saat reses perseorangan.

 

PALANGKARAYA – Kebutuhan ambulans air dan peningkatan ruang obat menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan Puskesmas Tangkiling, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, saat kunjungan reses perseorangan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.

Aspirasi tersebut diserap Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh saat melakukan kunjungan ke Puskesmas Tangkiling, Kamis (27/8/2026).

Faridawaty mengatakan ambulans air diperlukan untuk mendukung peningkatan pelayanan, khususnya dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses transportasi melalui jalur air.

Menurut Srikandi Komisi III DPRD Kalteng tersebut, ketersediaan sarana transportasi menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses menuju fasilitas kesehatan melalui jalur air.

“Selain rehabilitasi bangunan dan pembangunan ruang rawat inap, aspirasi lainnya adalah kebutuhan fasilitas ambulans air,” kata Faridawaty.

Ia menyampaikan, ambulans air diharapkan dapat membantu Puskesmas Tangkiling dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan transportasi air.

Selain ambulans air, peningkatan ruang obat juga menjadi kebutuhan yang disampaikan dalam kunjungan tersebut.

Faridawaty menilai kelengkapan fasilitas penunjang pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi bangunan utama, tetapi juga mencakup sarana yang mendukung pelayanan medis secara menyeluruh, termasuk pengelolaan dan penyediaan obat.

Baca Juga  Legislator Milenial DPRD Kalteng ini Mengingatkan Warga Mewaspadai Dampak Banjir

“Peningkatan ruang obat juga menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Tangkiling dapat berjalan lebih optimal sesuai kebutuhan masyarakat.

Puskesmas Tangkiling sendiri memiliki aktivitas pelayanan yang cukup tinggi, dengan jumlah pasien sekitar 40 hingga 50 orang setiap hari. Selain pelayanan rutin, fasilitas tersebut juga memiliki unit gawat darurat (UGD) yang beroperasi selama 24 jam.

Puskesmas Tangkiling juga menerima cukup banyak pasien rujukan dari luar kota. Kondisi tersebut, kata Faridawaty, semakin memperkuat pentingnya dukungan fasilitas pelayanan yang memadai.

Selain ambulans air dan peningkatan ruang obat, aspirasi yang disampaikan dalam kunjungan tersebut mencakup rehabilitasi bangunan dan pembangunan ruang rawat inap.

Kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi bangunan dan pembangunan ruang rawat inap diperkirakan mencapai sekitar Rp9 miliar. Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan standar pelayanan kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Faridawaty mengatakan kebutuhan pengembangan Puskesmas Tangkiling sebelumnya telah diusulkan kepada Kementerian Kesehatan. Ia berharap usulan tersebut dapat memperoleh perhatian dan ditindaklanjuti melalui dukungan pemerintah.

Baca Juga  Warga Langkai Usulkan Tujuh Sumur Bor untuk Antisipasi Kebakaran

“Usulan ini sudah disampaikan kepada Kementerian Kesehatan. Kami meminta agar dapat dibantu untuk didorong realisasinya, sehingga kebutuhan Puskesmas Tangkiling ini dapat ditindaklanjuti dari Pemerintah Kota ke Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap aspirasi mengenai ambulans air dan peningkatan ruang obat juga dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pelayanan Puskesmas Tangkiling.

Faridawaty menilai penguatan sarana penunjang perlu dilakukan sejalan dengan kebutuhan pelayanan masyarakat yang terus berjalan setiap hari.

Dengan adanya dukungan fasilitas yang lebih memadai, Puskesmas Tangkiling diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang semakin optimal kepada masyarakat, termasuk dalam menjangkau warga yang membutuhkan akses transportasi air. (Red/ADV)

Facebook Comments Box
+ posts