AKADEMIKAHEADLINENASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Mahasiswa Kedokteran UPR Menang Kompetisi Inovasi Internasional Bidang Kesehatan

20
×

Mahasiswa Kedokteran UPR Menang Kompetisi Inovasi Internasional Bidang Kesehatan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya menerima penghargaan usai meraih Juara II pada ajang The 12th UTU Awards International 2026 di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (FK UPR), Dzulfikar Fatih, kembali mengharumkan nama kampus di tingkat dunia setelah berhasil meraih Juara II pada ajang The 12th UTU Awards International 2026. Prestasi tersebut diraih melalui inovasi yang memanfaatkan potensi sumber daya lokal menjadi produk kesehatan bernilai tinggi dalam kompetisi internasional yang digelar di Universitas Teuku Umar, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FK UPR, dr. Ni Nyoman Sri Yuliani, Sp.GK., AIFO-K, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. “Pencapaian ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, kreativitas, dan keberanian untuk berkompetisi di tingkat internasional, mahasiswa FK mampu bersaing dengan universitas bergengsi lainnya dan membawa nama fakultas serta Universitas Palangka Raya semakin dikenal,” ujarnya, baru-baru ini.

Dalam kompetisi itu, Dzulfikar Fatih mengangkat karya inovatif berjudul “ThunnoDent: Valorisasi Biomassa Tulang Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) menjadi Material Komposit Tambalan Gigi Berbasis Hidroksiapatit Alami”. Gagasan tersebut menawarkan pemanfaatan limbah tulang ikan tongkol sebagai bahan baku hidroksiapatit alami yang kemudian dikembangkan menjadi material komposit untuk kebutuhan tambalan gigi.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dzulfikar Fatih beserta kedua dosen pembimbing yang telah mendampingi proses pengembangan inovasi hingga mampu meraih prestasi di tingkat internasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi Fakultas Kedokteran UPR sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menghasilkan karya inovatif.

Baca Juga  Junaidi: Pengelolaan Lahan Sawit Sitaan Negara Harus Beri Dampak Nyata bagi Rakyat Kalteng

Kompetisi The 12th UTU Awards International 2026 diikuti sebanyak 578 proposal dari 78 perguruan tinggi. Ajang tersebut menghadirkan peserta dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Taiwan, Kenya, Malaysia, dan Rwanda sehingga persaingan berlangsung sangat kompetitif.

Dalam proses penyusunan hingga penyempurnaan inovasi, Dzulfikar Fatih mendapatkan pendampingan dari dua dosen pembimbing, yakni Drg. Agnes Frethernety, M.Biomed dan Dr. Apt. Maulitha Indrisari, S.Si., M.Si. Bimbingan tersebut menjadi bagian penting dalam menyempurnakan konsep ilmiah hingga mampu bersaing di forum internasional.

Inovasi yang dikembangkan tidak hanya menawarkan solusi di bidang kesehatan gigi, tetapi juga menghadirkan nilai tambah melalui pemanfaatan biomassa tulang ikan tongkol yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa sumber daya lokal dapat diolah menjadi produk inovatif yang memiliki manfaat luas bagi masyarakat.

Menurut dr. Ni Nyoman Sri Yuliani, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa FK UPR memiliki kapasitas dalam mengembangkan riset, kreativitas, dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan dunia kesehatan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.

Baca Juga  Pemasangan Spanduk Retribusi, Upaya Pemko Tingkatkan PAD

Keberhasilan meraih Juara II pada The 12th UTU Awards International 2026 semakin menambah daftar prestasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya. Capaian tersebut juga memperlihatkan komitmen sivitas akademika dalam menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan.

Prestasi internasional yang diraih Dzulfikar Fatih diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan potensi daerah menjadi inovasi bernilai tinggi, serta membawa nama Universitas Palangka Raya semakin dikenal di tingkat internasional. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts