HEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Agustiar Pastikan Bantuan Menjangkau Warga Palangka Raya

14
×

Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Agustiar Pastikan Bantuan Menjangkau Warga Palangka Raya

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng terus bergerak memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan. Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga kesehatan warga yang menghadapi dampak kondisi lingkungan akibat musim kering dan Karhutla.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran hadir langsung dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat di Kota Palangka Raya, Senin (28/9/2026). Penyaluran dilakukan di tiga kelurahan dengan menyasar warga yang telah melalui proses pendataan, verifikasi, dan validasi.

Bantuan yang disiapkan Pemprov Kalteng mencakup paket pangan berupa beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Warga yang memenuhi hasil verifikasi dan validasi data juga menerima bantuan uang tunai sebesar Rp250 ribu melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Dukungan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pangan. Pemerintah turut membagikan masker, multivitamin, dan kudapan bergizi sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menjaga kondisi tubuh di tengah situasi Karhutla dan kekeringan.

Tiga lokasi menjadi titik penyaluran bantuan, yakni Kelurahan Kereng Bangkirai yang dipusatkan di SMKN 5 Jalan Manduhara, Kelurahan Langkai di Kompleks Marina Permai, serta Kelurahan Pahandut di Pelabuhan Rambang.

Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya memantau kebutuhan warga secara langsung. Kondisi kekeringan dapat memengaruhi ketersediaan air bersih, sementara Karhutla berpotensi mengganggu kualitas udara dan aktivitas masyarakat.

Baca Juga  PKKMB 2026 FKIP UPR Cetak Mahasiswa "Berdampak", Tanamkan Kepedulian Sosial

Agustiar mengatakan pemerintah berupaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap mendapat perhatian selama kondisi kekeringan dan Karhutla berlangsung. Dukungan diberikan melalui bantuan langsung maupun sejumlah layanan yang dapat dimanfaatkan warga.

“Kami berupaya untuk terus memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi kekeringan dan Karhutla ini,” ujar Gubernur.

Untuk memperkuat pelayanan, Pemprov Kalteng menyediakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat. Layanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan pemeriksaan di tengah kondisi lingkungan yang kurang mendukung.

Pemprov Kalteng juga menyiapkan bantuan air bersih untuk masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air. Rumah oksigen ditempatkan di sejumlah lokasi strategis agar dapat dijangkau warga dan dimanfaatkan secara gratis.

Sementara itu, sumur bor disediakan untuk membantu memenuhi kebutuhan air sehari-hari masyarakat. Fasilitas ini juga dapat digunakan untuk mendukung penanganan Karhutla, terutama ketika kebutuhan air diperlukan dalam proses pemadaman.

Agustiar mengimbau warga yang masih membutuhkan bantuan agar menyampaikan kondisi dan kebutuhannya melalui kanal Lapor Pak Gub. Penyampaian informasi secara langsung diharapkan membantu pemerintah melakukan tindak lanjut sesuai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga  Semarak Hari Suci Saraswati Warnai Palangka Raya Dengan Lomba Keagamaan

Para lurah dan jajaran terkait juga diminta aktif memastikan warga terdampak yang belum masuk dalam pendataan dapat segera ditindaklanjuti. Pemerintah ingin memastikan tidak ada masyarakat yang membutuhkan dukungan luput dari perhatian akibat keterbatasan data di lapangan.

Pendataan menjadi bagian penting dalam penyaluran bantuan agar dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi penerima. Pada saat yang sama, koordinasi antara Pemprov Kalteng, pemerintah kelurahan, serta masyarakat terus diperkuat untuk menghadapi dampak Karhutla dan kekeringan.

Melalui berbagai bentuk bantuan dan pelayanan itu, Pemprov Kalteng berupaya menjaga kebutuhan dasar, kesehatan, dan keselamatan masyarakat tetap menjadi perhatian selama kondisi kekeringan dan Karhutla berlangsung. (adv)

Facebook Comments Box
+ posts