HEADLINENASIONALPEMKAB PULANG PISAUPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Karhutla Tumbang Nusa Kembali Ditangani Tim Gabungan

14
×

Karhutla Tumbang Nusa Kembali Ditangani Tim Gabungan

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan secara intensif di kawasan Kanal Tanjung Pusaka, Trans Kalimantan Palangka Raya–Banjarmasin Km 23, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau. Personel Posko Pengendalian Karhutla (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama unsur terkait dikerahkan untuk mengendalikan api dan mencegah penjalaran kebakaran ke area lainnya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Agustan Saining mengatakan penanganan karhutla dilakukan dengan mengutamakan kecepatan respons, pengendalian penjalaran api, serta pendinginan pada area terdampak. “Karena itu, setelah api berhasil ditekan, petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan di sekitar lokasi,” katanya, baru-baru ini.

Kondisi kawasan yang terbakar menjadi tantangan tersendiri bagi petugas karena terdapat semak belukar, pakis-pakisan, ilalang, purun danau, pohon galam, akasia, dan tumih. Vegetasi tersebut mudah terbakar, sementara lokasi berada di kawasan bergambut sehingga api berpotensi menjalar dan bertahan di bawah permukaan.

Menurut Agustan, karakteristik lahan gambut membutuhkan penanganan secara cermat karena api yang terlihat di permukaan belum tentu sepenuhnya padam. “Lahan gambut memiliki kondisi yang memungkinkan api bertahan di bawah permukaan, sehingga petugas harus memastikan bara benar-benar padam,” ujarnya.

Baca Juga  Ribuan Warga Kotawaringin Barat Terima Bantuan Pemprov Kalteng Jelang Hari Besar Keagamaan

Pemadaman melibatkan Personel Posko Dalkarhutla Dishut Kalteng, Tim Pemadaman Darat Dishut Kalteng, TNI/Polri, KPH Kahayan Hilir, BPBD Provinsi Kalteng, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Masyarakat Peduli Api (MPA) Tanjung Taruna, dan MPA Tumbang Nusa. Dukungan juga diberikan melalui water bombing BNPB untuk membantu penanganan dari udara.

Agustan mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar tetap memperhatikan keselamatan dan memperkuat koordinasi selama proses pemadaman berlangsung. “Laporan mengenai perkembangan situasi harus terus diperbarui agar setiap potensi api dapat segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Penanganan di lapangan dilakukan dengan memanfaatkan sumber air dari parit terdekat serta sejumlah peralatan operasional. Petugas menggunakan mobil operasional, mesin mini striker, selang hisap, selang tembak, nozzle spray, handy talky, telepon seluler, dan perlengkapan pendukung lainnya untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran juga memberikan arahan agar penanganan karhutla dilakukan secara cepat, terpadu, dan tidak menunggu api meluas. “Seluruh unsur harus memperkuat koordinasi, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, dan melakukan pemantauan secara berkelanjutan, terutama di wilayah gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi,” katanya.

Pemadaman di kawasan Tumbang Nusa berlangsung hingga pukul 17.14 WIB. Berdasarkan laporan petugas, kondisi lokasi masih memerlukan pemantauan dan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang kembali menyala.

Baca Juga  DPRD Palangka Raya Dorong Pengawasan Ketat Distribusi Pangan Saat Ramadhan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama pada kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar dan berada di lahan gambut. “Pelaporan kemunculan titik api sejak dini sangat penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan dan mencegah api meluas,” tandas Agustan. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts