DPRD KALIMANTAN TENGAH

Momentum HANI 2026, DPRD Kalteng Serukan Penguatan Edukasi dan Peran Keluarga Cegah Narkoba

11
×

Momentum HANI 2026, DPRD Kalteng Serukan Penguatan Edukasi dan Peran Keluarga Cegah Narkoba

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh.

PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan bahwa upaya penyelamatan generasi muda harus dilakukan secara menyeluruh melalui kolaborasi lintas sektor.

Menurut Faridawaty, penyalahgunaan narkotika hingga kini masih menjadi ancaman nyata yang dapat merusak kualitas sumber daya manusia.

Dampaknya tidak hanya menyasar kesehatan fisik dan mental, tetapi juga memengaruhi masa depan pendidikan, produktivitas, serta kehidupan sosial generasi muda.

“Penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, upaya pencegahan harus terus diperkuat melalui kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, penanganan persoalan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial. Selain penegakan hukum terhadap pelaku peredaran narkotika, langkah preventif melalui edukasi dan sosialisasi harus terus diperluas agar masyarakat, khususnya kalangan remaja, memahami risiko dan dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga  DPRD Kalteng Dorong Pemerataan Posbakum Desa, Riska Agustin: Akses Hukum Harus Menjangkau Masyarakat Kecil

“Perlindungan terhadap generasi muda harus menjadi perhatian bersama. Selain penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba, edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya narkotika juga perlu terus dilakukan sejak dini,” katanya.

Faridawaty menilai lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun karakter anak.

Orang tua diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang baik, memberikan perhatian yang cukup, serta mengawasi pergaulan anak agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap persoalan narkotika.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pencegahan, memberikan edukasi di lingkungan sekitar, serta meningkatkan kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.

“Tidak lupa juga mengajak masyarakat untuk aktif mendukung berbagai program pencegahan narkoba di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

Ia berharap semangat HANI 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong lahirnya gerakan bersama yang berkelanjutan dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

Dengan sinergi seluruh pihak, generasi muda Kalteng diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Baca Juga  Serap Aspirasi di Gunung Mas, Faridawaty Catat Kebutuhan PJU, Jalan Desa hingga Drainase

“Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, kita dapat melindungi generasi muda Kalteng dari bahaya narkoba serta menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masa depan mereka,” ungkap Faridawaty. (adv)

+ posts