EKONOMI & BISNISHEADLINENASIONAL

OJK Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan Lewat GRC Summit 2025

269
×

OJK Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan Lewat GRC Summit 2025

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat integritas tata kelola dan manajemen risiko di sektor jasa keuangan melalui penyelenggaraan Forum Penguatan Fungsi Governance, Risk, and Compliance (GRC), yang menjadi bagian penting menuju Risk and Governance Summit (RGS) 2025.

Forum ini bertujuan untuk menyatukan visi antara regulator dan pelaku industri dalam menerapkan prinsip-prinsip GRC secara menyeluruh. Dalam forum tersebut, OJK menggarisbawahi pentingnya kolaborasi yang erat demi mendorong perbaikan sistemik dalam pengawasan dan pengendalian risiko sektor jasa keuangan nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan bahwa pendekatan yang integratif terhadap aspek tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan harus menjadi landasan utama setiap entitas keuangan dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.

“Fungsi GRC yang efektif bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi kebutuhan fundamental bagi ketahanan sektor jasa keuangan di tengah kompleksitas dan dinamika global,” ujar Mahendra baru-baru ini.

Baca Juga  Gerakan Nasional, Pemkab Barsel Luncurkan 86 Koperasi Merah Putih

Mahendra juga mengingatkan bahwa risiko yang tidak terkelola secara baik dapat berdampak sistemik dan memengaruhi kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional. Oleh karena itu, penguatan kapabilitas GRC menjadi agenda strategis yang tidak bisa ditawar.

Dalam forum tersebut, Mahendra menyoroti pula pentingnya integrasi data dan teknologi dalam mendukung implementasi GRC. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar alat bantu, melainkan fondasi baru dalam proses pengambilan keputusan berbasis risiko dan kepatuhan.

“Industri keuangan harus bersiap menghadapi tantangan baru, termasuk potensi disrupsi digital dan ancaman siber. Maka, tata kelola yang kuat dan manajemen risiko yang adaptif menjadi keharusan,” ucap Mahendra dalam forum yang dihadiri perwakilan industri keuangan, akademisi, dan lembaga internasional.

Rangkaian Forum GRC ini akan menjadi jembatan menuju puncak acara Risk and Governance Summit 2025 yang rencananya digelar pada Agustus mendatang. Acara ini menjadi ajang konsolidasi gagasan dan praktik terbaik dari berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem jasa keuangan yang tangguh.

Baca Juga  Okki Maulana Dorong Pembangunan Kalteng 2026 Lebih Tepat Sasaran dan Inklusif

“Summit ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen kita dalam mengawal transformasi berkelanjutan di sektor jasa keuangan,” tandas Mahendra. (Red/OJK)

+ posts