EKONOMI & BISNISHEADLINEKESEHATANNASIONALPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Keaktifan Peserta JKN Jadi Penentu Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

130
×

Keaktifan Peserta JKN Jadi Penentu Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Tingkat keaktifan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program jaminan kesehatan sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan saat dibutuhkan.

BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya menilai status kepesertaan aktif tidak hanya berpengaruh terhadap keberhasilan penyelenggaraan program JKN, tetapi juga menjadi jaminan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan secara berkelanjutan tanpa terkendala administrasi kepesertaan.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, dr. Hendra Setiawan, mengatakan keaktifan peserta merupakan indikator penting dalam mengukur efektivitas pelaksanaan program JKN di daerah. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan jumlah peserta aktif melalui berbagai strategi yang melibatkan pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.

“Target kami sampai akhir Juni 2026 tingkat keaktifan peserta JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya dapat melampaui 75 persen. Untuk mewujudkan hal tersebut, kami melakukan berbagai langkah strategis, baik melalui advokasi kepada pemerintah daerah maupun menjalin kerja sama dengan perusahaan melalui program CSR,” ujarnya, Selasa (09/06/2026).

Menurut Hendra, peserta yang memiliki status aktif akan memperoleh kepastian akses terhadap berbagai layanan kesehatan yang telah dijamin dalam program JKN. Sebaliknya, peserta yang tidak aktif berpotensi mengalami kendala administrasi saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

Baca Juga  Satgas Makanan Bergizi Gratis Segera Dibentuk Pemkot

Karena itu, BPJS Kesehatan terus mengingatkan masyarakat agar menjaga status kepesertaan tetap aktif. Kesadaran peserta dalam memenuhi kewajiban kepesertaan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan program yang saat ini menjadi tulang punggung sistem jaminan kesehatan nasional.

Selain mendorong partisipasi masyarakat, BPJS Kesehatan juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan keaktifan peserta. Dukungan pemerintah dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas cakupan kepesertaan aktif dan menjaga keberlanjutan perlindungan kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, kolaborasi dengan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga terus dikembangkan. Skema tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi agar tetap dapat mempertahankan status kepesertaan JKN secara aktif.

Hendra menjelaskan bahwa keberhasilan program JKN tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang terdaftar, tetapi juga dari banyaknya peserta yang aktif dan dapat memanfaatkan layanan kesehatan ketika diperlukan. Oleh sebab itu, peningkatan keaktifan peserta menjadi perhatian utama BPJS Kesehatan dalam menjalankan programnya.

BPJS Kesehatan juga terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kepesertaan aktif. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat memahami manfaat jangka panjang dari perlindungan kesehatan yang diberikan melalui program JKN.

Baca Juga  Dewan Kalteng: Usaha Sektor Pertanian Masyarakat Perlu Dukungan

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya optimistis tingkat keaktifan peserta JKN dapat terus meningkat. Keaktifan peserta yang terjaga tidak hanya memperkuat keberlanjutan program JKN, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang aman, mudah, dan berkesinambungan. (Red/ADV)

+ posts