DPRD KALIMANTAN TENGAH

Arton S Dohong: Guru Penentu Arah Pendidikan dan Masa Depan Daerah

177
×

Arton S Dohong: Guru Penentu Arah Pendidikan dan Masa Depan Daerah

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong.

PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S Dohong, menegaskan bahwa guru memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan kualitas pendidikan dan kemajuan daerah.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan guru tidak sekadar sebagai penyampai ilmu, tetapi juga pembentuk karakter.

“Peran guru sangat menentukan arah masa depan generasi muda, sehingga keberadaannya tidak bisa diabaikan,” ujarnya baru-baru ini.

Arton menjelaskan guru memegang peran ganda, yaitu mengajar sekaligus membina karakter, etika, dan kedisiplinan peserta didik.

Dengan tanggung jawab yang besar tersebut, ia menilai penting adanya perhatian serius terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

“Tanggung jawab mereka jauh lebih luas, maka kesejahteraan guru harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Kalteng Pastikan Penanganan Jalan Cempaka Mulia–Kampung Melayu Berlanjut, Akses Antarwilayah Jadi Prioritas

Menurut Arton, pemerintah harus terus menunjukkan konsistensi dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas guru, karena langkah tersebut akan berdampak langsung pada daya saing daerah melalui peningkatan SDM.

“Investasi pada guru sama dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang mampu bersaing,” tegasnya.

Ia juga menyoroti perubahan pesat dalam dunia pendidikan yang dipengaruhi perkembangan teknologi.

Situasi ini, katanya, menuntut guru untuk lebih siap menghadapi tantangan baru.

“Tantangan yang dihadapi guru semakin kompleks setiap tahun, sehingga diperlukan kemampuan beradaptasi,” jelasnya.

Arton berharap para pendidik di Kalteng terus memperbarui kemampuan serta metode pengajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman dan perkembangan dunia kerja.

Baca Juga  Tomy Irawan Serap Aspirasi, Soroti Rendahnya Insentif Kader Posyandu di Kelurahan

“Pembaruan cara mengajar menjadi kunci agar proses belajar mengajar tetap efektif,” pungkasnya. (dam)

Facebook Comments Box
+ posts