DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

Tomy Irawan Serap Aspirasi, Soroti Rendahnya Insentif Kader Posyandu di Kelurahan

129
×

Tomy Irawan Serap Aspirasi, Soroti Rendahnya Insentif Kader Posyandu di Kelurahan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng, Tomy Irawan.

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan, kembali turun langsung ke daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau untuk melaksanakan kegiatan reses perseorangan.

Dalam kegiatan tersebut, ia menampung beragam aspirasi masyarakat dari berbagai sektor, mulai dari kesejahteraan, kesehatan, hingga pariwisata.

Tomy mengungkapkan, dari sejumlah usulan yang disampaikan masyarakat, sebagian besar berkaitan dengan bidang yang menjadi tanggung jawab Komisi III DPRD Kalteng, khususnya masalah pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan.

“Reses kali ini kami lebih fokus di wilayah Kabupaten Kapuas. Banyak usulan masyarakat, dan yang paling sering disampaikan adalah terkait kesejahteraan kader Posyandu,” ujar Tomy, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, kader Posyandu di wilayah kelurahan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi bayi dan lansia. Namun, dedikasi mereka belum sebanding dengan insentif yang diterima.

“Saat ini insentif yang diberikan kepada kader Posyandu di kelurahan hanya sekitar Rp50 ribu per bulan dan dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Ini jelas sangat kecil jika dibandingkan dengan di desa, yang insentifnya bisa mencapai Rp300 ribu per bulan karena menggunakan dana desa,” jelasnya.

Baca Juga  Jelang Pendaftaran Pilkada 2024, DPP NasDem Keluarkan Rekomendasi Bacalon Kepala Daerah untuk Tiga Kabupaten di Kalteng

Tomy menyayangkan kondisi tersebut karena para kader tetap bekerja dengan semangat meskipun insentifnya minim.

Ia menilai, sudah seharusnya pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka.

“Para kader Posyandu ini tidak menuntut banyak, tetapi mereka berharap adanya peningkatan insentif agar lebih layak. Mereka merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng ini juga menyampaikan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi untuk membahas kemungkinan adanya subsidi tambahan bagi kader Posyandu di kelurahan.

“Kami akan coba dorong agar ada perhatian lebih dari pemerintah provinsi. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Bupati Kapuas terkait hal ini dan mendapat respon positif,” ucapnya.

Tomy berharap, aspirasi yang disampaikan masyarakat, khususnya mengenai kesejahteraan kader Posyandu, dapat segera ditindaklanjuti.

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap kader kesehatan di tingkat bawah merupakan langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Fairid Naparin Perkuat Wawasan Kepemimpinan Nasional

“Semoga ke depan pemerintah bisa memberikan insentif yang lebih layak kepada para kader Posyandu. Mereka bekerja demi kesehatan warga, jadi sudah sepantasnya mendapatkan apresiasi dan dukungan,” pungkasnya. (dam)

+ posts