KUALA KURUN — Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh (FDA), melaksanakan reses perseorangan pada masa persidangan II Tahun Sidang 2026 di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, belum lama ini.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 5 hingga 12 April 2026 dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai usulan disampaikan warga yang menyoroti kebutuhan mendesak, khususnya terkait penguatan kelembagaan adat di wilayah setempat. Aspirasi ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan peran adat dalam menjaga ketertiban sosial di masyarakat.
Salah satu usulan disampaikan oleh Damang Adat setempat yang mengharapkan adanya dukungan fasilitas untuk menunjang operasional lembaga adat. Ia menilai, selama ini lembaga adat masih berjalan secara swadaya, meskipun memiliki peran strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Selama ini operasional lembaga adat masih dilakukan secara swadaya. Padahal perannya sangat penting dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Meskipun kantor adat sudah tersedia dan berlokasi dekat dengan kantor lurah, pemanfaatannya belum berjalan optimal karena masih kekurangan sarana dan prasarana pendukung seperti komputer, printer, dan perlengkapan lainnya,” ujarnya baru-baru ini.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai akan sangat membantu kinerja lembaga adat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran adat dalam menjaga harmonisasi sosial.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rakyat asal Dapil Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas ini menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan.
Ia menegaskan bahwa keberadaan lembaga adat merupakan bagian penting dalam struktur sosial masyarakat Kalimantan Tengah, sehingga perlu mendapatkan dukungan yang memadai dari pemerintah.
“Kelembagaan adat memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal serta membantu penyelesaian berbagai persoalan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan terhadap sarana dan prasarana menjadi hal yang penting agar fungsi tersebut dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini juga menambahkan bahwa kegiatan reses menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.
Ia memastikan setiap aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada, baik dalam pembahasan di DPRD maupun melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.
“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat, sehingga program pembangunan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya lagi.
Kegiatan reses tersebut berlangsung dengan suasana dialogis, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan secara terbuka. Hal ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.
Melalui reses ini, diharapkan kebutuhan fasilitas bagi lembaga adat di Kelurahan Tumbang Talaken dapat segera terakomodasi dalam program pembangunan ke depan, sehingga mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat peran adat dalam kehidupan sosial. (Red/Adv)











