PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Daland Atjeh (FDA), menerima sejumlah aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses perseorangan yang dilaksanakan di Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, belum lama ini. Aspirasi tersebut didominasi oleh persoalan infrastruktur jalan, lingkungan, hingga dampak banjir yang mengganggu aktivitas warga.
Salah satu keluhan utama disampaikan warga terkait kondisi Jalan Adonis Samad, tepatnya di kawasan Bandar Utama 1 setelah perumahan Casadova, yang hingga kini belum diaspal. Kondisi jalan yang masih berupa tanah dinilai menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan karena menjadi licin dan berlumpur.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan peningkatan jalan, mengingat akses tersebut menjadi jalur penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan keberadaan kandang sapi milik Firdaus yang dinilai menimbulkan gangguan lingkungan. Limbah kotoran sapi yang dibuang disebut mengeluarkan bau tidak sedap dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
Permasalahan tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius, mengingat dampaknya tidak hanya pada kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat di sekitar lokasi.
Tidak hanya itu, warga juga menyoroti kondisi banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Genangan air yang muncul saat hujan turun menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, termasuk anak-anak yang hendak mengikuti kegiatan mengaji.
Kondisi ini dinilai memprihatinkan karena berdampak langsung pada kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda, sehingga diperlukan solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan tersebut.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Faridawaty Daland Atjeh menyampaikan bahwa seluruh keluhan masyarakat akan menjadi perhatian dan akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat ini sangat penting, khususnya terkait infrastruktur dan lingkungan. Kami akan meneruskan kepada instansi teknis agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ujarnya, baru-baru ini.
Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan, penanganan limbah, serta solusi terhadap banjir harus dilakukan secara terintegrasi agar memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.
“Penanganan harus dilakukan secara menyeluruh, baik melalui peningkatan infrastruktur jalan, pengelolaan limbah yang baik, maupun perbaikan sistem drainase untuk mengurangi potensi banjir,” tambahnya.
Faridawaty juga menekankan pentingnya peran aktif semua pihak, termasuk masyarakat dan pemilik usaha, dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
“Kami berharap ada kesadaran bersama, termasuk dari pemilik kandang, untuk mengelola limbah dengan baik agar tidak merugikan masyarakat sekitar,” ujarnya lagi.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat di Kecamatan Pahandut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, sehingga permasalahan infrastruktur dan lingkungan dapat teratasi serta memberikan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (Red/Adv)










