DPRD KALIMANTAN TENGAHEKONOMI & BISNISHEADLINE

Faridawaty Perkenalkan Delegasi Turkiye Pada Momentum Idul Adha 1447H di Kalteng

13
×

Faridawaty Perkenalkan Delegasi Turkiye Pada Momentum Idul Adha 1447H di Kalteng

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Delegasi Turkiye turut hadir dalam momentum Idul Adha 1447 Hijriah di Ballroom M. Daud Paloh DPW Partai NasDem Kalteng, Kota Palangka Raya.

PALANGKA RAYA – Momentum perayaan Idul Adha 1447 Hijriah yang diselenggarakan keluarga besar DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah di Ballroom M. Daud Paloh, Lantai 3 Kantor DPW Partai NasDem Kalteng, Jalan Adoni Samad, Kota Palangka Raya, menghadirkan suasana berbeda dan penuh makna kebersamaan.

Kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri anggota DPRD Fraksi NasDem, pengurus partai, kader serta simpatisan, tetapi juga dihadiri sejumlah tamu istimewa dari Turkiye yang kembali berkunjung ke Indonesia, khususnya Kota Palangka Raya. Kehadiran delegasi luar negeri itu menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan lintas negara sekaligus memperkuat semangat toleransi dan kemajemukan yang selama ini dijaga masyarakat Indonesia.

Ketua DPW Partai NasDem Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh (FDA), memperkenalkan para tamu kehormatan tersebut di hadapan seluruh undangan yang hadir. Delegasi itu terdiri dari Ms. Aida Azadi Javid selaku Artist dan Business, Mr. Yasin Sakiyan selaku President of Public Service Development and Support of Turkiye, Mr. Abdulbasid Buyukyildiz sebagai Lawyer, Mr. Yunus Buyukyildiz dari perusahaan galangan kapal atau Shipyard Company, serta Mr. Bunyamin Duman yang merupakan pengusaha asal Vienna, Austria.

FDA mengatakan, kehadiran delegasi tersebut membawa misi persahabatan dan kerja sama di berbagai bidang yang diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi kedua belah pihak, baik dalam sektor pendidikan, sosial, budaya maupun pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran mereka juga menjadi ruang dialog untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui pendekatan kemanusiaan dan kebudayaan.

“Kehadiran mereka ke sini, dengan membawa misi persahabatan dan kerjasama di berbagai bidang. Kami menyambut baik niat baik tersebut, karena hubungan yang dibangun bukan hanya sebatas formalitas, tetapi juga memperkuat rasa saling menghargai antarbangsa dan antarbudaya. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan Kalimantan Tengah kepada dunia internasional,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga  Usai Mendaftar di KPU Kalteng, Willy-Habib Gelar Ibadah Ucapan Syukur

Anggota Komisi III DPRD Kalteng itu menambahkan, selama berada di Kota Palangka Raya, delegasi Turkiye telah melaksanakan berbagai agenda kunjungan dan silaturahmi. Salah satu kegiatan penting yang dilakukan yakni mengunjungi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya untuk saling berbagi pandangan, pengalaman dan gagasan positif dalam bidang pendidikan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

Menurut FDA, kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa perbedaan latar belakang agama bukanlah hambatan untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik. Justru melalui pertemuan seperti itu, muncul pemahaman baru tentang pentingnya menjaga toleransi, menghormati keberagaman serta memperkuat nilai kemanusiaan universal.

“Banyak hal positif yang mereka lakukan selama berada di Palangka Raya. Salah satunya melakukan kunjungan ke IAKN Palangka Raya untuk sharing berbagai hal yang membangun. Pertemuan itu berjalan hangat dan penuh rasa saling menghormati. Ini menunjukkan bahwa dialog lintas budaya dan lintas keyakinan bisa berjalan dengan sangat baik,” katanya.

FDA menjelaskan, sekitar 98 persen masyarakat Turkiye beragama muslim. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi delegasi Turkiye untuk menjalin hubungan baik dengan civitas akademika IAKN Palangka Raya yang berbasis pendidikan Kristen. Menurutnya, semangat toleransi yang ditunjukkan dalam pertemuan tersebut menjadi gambaran nyata tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam keberagaman.

Ia menilai, Indonesia memiliki kekuatan besar dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Nilai-nilai toleransi, persaudaraan dan saling menghormati menjadi fondasi penting yang harus terus dipertahankan, terlebih di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Baca Juga  DPRD Kalteng Optimistis Bantuan Rp500 Juta Per Desa Perkuat Ekonomi Lokal

“Hal inilah yang membuat saya merasa bangga dengan budaya Indonesia, yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemajemukan. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan membangun hubungan yang harmonis. Saya berharap semangat seperti ini terus dijaga oleh seluruh generasi bangsa,” ujarnya lagi.

FDA juga berharap, kunjungan delegasi Turkiye tersebut dapat menjadi awal dari hubungan kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan di masa mendatang. Selain memperkuat hubungan internasional, kegiatan tersebut dinilai mampu membuka peluang kolaborasi dalam berbagai sektor strategis yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Momentum Idul Adha yang dipenuhi semangat pengorbanan, persaudaraan dan kepedulian sosial itu pun menjadi semakin bermakna dengan hadirnya tamu dari berbagai latar belakang budaya dan negara. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi pesan kuat bahwa persatuan dan toleransi merupakan modal utama dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat. (Red/ADV)

+ posts