DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINEPEMKAB KATINGANPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Warga Petak Bahandang Usulkan Timbunan Halaman TPA Saat FDA Reses Perseorangan 

×

Warga Petak Bahandang Usulkan Timbunan Halaman TPA Saat FDA Reses Perseorangan 

Sebarkan artikel ini
FOTO IST: Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh (FDA), saat menerima usulan proposal dari Ketua Yayasan Kerukunan Umat Permata Katingan, Johan di Kabupaten Katingan

KASONGAN – Kegiatan reses perseorangan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh (FDA), di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, belum lama ini, menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sarana pendukung pendidikan keagamaan.

Pertemuan yang dilaksanakan di Yayasan Kerukunan Umat Permata Katingan tersebut dihadiri oleh pengurus yayasan dan masyarakat setempat yang memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan kebutuhan prioritas di lingkungan mereka.

Ketua Yayasan Kerukunan Umat Permata Katingan, Johan, menyampaikan usulan terkait kebutuhan timbunan untuk halaman Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang saat ini dinilai belum memadai untuk menunjang aktivitas belajar.

Ia mengungkapkan bahwa pihak yayasan telah mengajukan proposal secara resmi sebagai bentuk keseriusan dalam memperjuangkan peningkatan fasilitas tersebut.

“Kami mengusulkan timbunan untuk halaman TPA, karena kondisi saat ini masih belum layak, apalagi saat hujan turun, halaman menjadi becek dan mengganggu aktivitas belajar anak-anak,” ujarnya, baru-baru ini.

Baca Juga  Diskominfostandi Katingan Gelar Pelatihan Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Data Statistik Sektoral

Menurutnya, keberadaan halaman yang layak sangat penting untuk mendukung kenyamanan dan keamanan anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan, khususnya di lingkungan TPA.

Menanggapi usulan tersebut, Faridawaty Darland Atjeh menyampaikan bahwa dirinya akan berupaya secara maksimal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Ia menegaskan bahwa setiap proposal yang telah disampaikan akan dipelajari dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan.

“Saya akan berjuang secara optimal untuk kepentingan masyarakat setempat, khususnya dalam mendukung fasilitas pendidikan seperti TPA, karena ini menyangkut pembinaan generasi muda dan nilai-nilai keagamaan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak-anak.

Menurutnya, dukungan terhadap lembaga pendidikan nonformal seperti TPA juga menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Baca Juga  Dekatkan Diri ke Masyarakat, Polsek Marikit Gelar Penjualan Beras SPHP Bersama Bulog

Ia juga mengapresiasi langkah yayasan yang telah aktif menyusun proposal dan menyampaikan aspirasi secara langsung dalam kegiatan reses.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat, diharapkan setiap kebutuhan yang ada dapat segera teridentifikasi dan diperjuangkan secara tepat.

Kegiatan reses ini kembali menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan legislatif dalam mendorong pembangunan yang merata, khususnya dalam peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah pedesaan. (Red/Adv)

+ posts