PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, melaksanakan reses perseorangan pada masa persidangan II Tahun Sidang 2026 di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya, belum lama ini.
Kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi langsung dari civitas akademika, mulai dari pimpinan kampus, tenaga pengajar, hingga mahasiswa, terkait kebutuhan pengembangan institusi pendidikan.
Dalam dialog tersebut, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan IAKN, Dr. Tirta Susila, menyampaikan apresiasi terhadap program NasDem Tower Tour. Ia menilai program tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan studi Kepemimpinan dan Manajemen serta mampu memotivasi dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan kapasitas diri.
Selain itu, pihak kampus juga mengusulkan peningkatan status IAKN menjadi universitas. Namun, rencana tersebut masih terkendala kebutuhan tambahan lahan untuk pengembangan. Salah satu opsi yang disampaikan adalah pemanfaatan lahan di sekitar kampus, termasuk area sekolah atlet yang diharapkan dapat dialihfungsikan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada.
“Reses ini menjadi momentum penting untuk menyerap langsung kebutuhan di lapangan, khususnya di sektor pendidikan. Kami akan berupaya menindaklanjuti aspirasi yang menjadi prioritas,” ujarnya baru-baru ini.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan institusi pendidikan dinilai sangat penting.
Wakil rakyat asal Dapil Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas ini juga menekankan bahwa pengembangan kampus harus dilakukan secara bertahap dan terencana, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan lahan.
Menurutnya, upaya peningkatan status perguruan tinggi menjadi universitas merupakan langkah strategis yang perlu didukung, karena akan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses ini juga menjadi ajang mempererat komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat kampus.
Ia berharap hubungan tersebut dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai persoalan dapat dicarikan solusi bersama.
Dengan adanya reses perseorangan ini, diharapkan berbagai usulan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan ke depan, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kalimantan Tengah. (Red/Adv)











