DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Cegah ISPA, Warga Kalteng Diminta Gunakan Masker Standar

11
×

Cegah ISPA, Warga Kalteng Diminta Gunakan Masker Standar

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Anggota DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko paparan kabut asap.

PALANGKA RAYA – Sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Hj. Faridawaty Darland Atjeh. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi bersama karena paparan asap dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.

Faridawaty mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, khususnya ketika kualitas udara mengalami penurunan. Menurutnya, penggunaan masker standar menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi paparan partikel asap ketika warga harus beraktivitas di luar rumah, baru-baru ini.

“Kita mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker standar jika terpaksa beraktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mulai mengalami gejala batuk, sesak napas, atau pusing akibat terpapar asap,” ujar Faridawaty.

Ia menilai perlindungan kesehatan masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan medis setelah muncul gangguan kesehatan. Kesadaran warga untuk mengurangi paparan asap, mengenakan pelindung yang sesuai, serta memperhatikan kondisi tubuh menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalteng.

Baca Juga  Kemendagri dan DPRD Kalteng Perkuat Kolaborasi Wujudkan Regulasi Daerah yang Inklusif

“Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan harus mendapat perhatian lebih. Paparan asap dalam kondisi udara yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan,” katanya.

Selain mengingatkan masyarakat, Faridawaty meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait memperkuat langkah perlindungan warga. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan serta distribusi masker secara gratis di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, sehingga warga yang harus beraktivitas di luar rumah tetap memiliki perlindungan dari paparan asap.

“Ketersediaan obat-obatan untuk ISPA, vitamin, hingga bantuan logistik kesehatan seperti masker gratis harus dipastikan aman dan terdistribusi secara merata, terutama di daerah-daerah yang kondisi paparan asapnya cukup pekat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kalteng. Dinas kesehatan, rumah sakit daerah, hingga puskesmas di tingkat kecamatan dan desa diharapkan dapat mengantisipasi kemungkinan meningkatnya warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap.

“Kita minta seluruh dinas kesehatan, rumah sakit daerah, hingga puskesmas di tingkat kecamatan dan desa untuk bersiap penuh. Pelayanan kesehatan harus dimaksimalkan, jangan sampai ada warga yang membutuhkan penanganan medis akibat dampak kabut asap ini terhambat pelayanannya,” ujarnya.

Baca Juga  Puteri Indonesia Kalimantan Tengah 2025 Diutus Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional

Kesiapan tersebut mencakup ketersediaan obat-obatan, vitamin, oksigen, masker, serta perlengkapan kesehatan lain yang dibutuhkan masyarakat. Faridawaty berharap kebutuhan tersebut dapat tersedia dan disalurkan secara merata, khususnya ke wilayah yang mengalami paparan asap cukup pekat, agar masyarakat memperoleh perlindungan dan pelayanan kesehatan secara cepat.

Upaya menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap membutuhkan perhatian bersama antara pemerintah dan masyarakat. Penggunaan masker standar saat berada di luar rumah, mengurangi aktivitas di luar apabila kondisi udara memburuk, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan menjadi langkah penting untuk menekan risiko ISPA dan gangguan kesehatan lainnya. (Red/Adv)

Facebook Comments Box
+ posts