HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Mukhtarudin, Putra Kalteng yang Kini Duduki Kursi Menteri Pelindungan Pekerja Migran

94
×

Mukhtarudin, Putra Kalteng yang Kini Duduki Kursi Menteri Pelindungan Pekerja Migran

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.

PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah kembali menorehkan kebanggaan. Salah satu putra terbaik daerah, Mukhtarudin, resmi dilantik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI).

Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding dalam perombakan Kabinet Merah Putih yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyambut gembira penunjukan tersebut. Ia menilai, pengalaman panjang Mukhtarudin di dunia politik maupun birokrasi menjadi modal penting dalam mengemban amanah baru.

“Ini kebanggaan bagi masyarakat Kalteng. Harapannya, beliau dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus memberi manfaat nyata bagi daerah asalnya,” kata Agustiar, Selasa (9/9/2025).

Mukhtarudin lahir di Pangkalan Bun pada 6 September 1964. Menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya, ia kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Lambung Mangkurat hingga meraih gelar Sarjana Administrasi Negara.

Baca Juga  Lembaga Wakaf Uang Mutiara Tarbiyah Perkuat Sinergi Bersama BWI Kalteng

Kariernya dimulai sebagai pengusaha swasta sekaligus Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (1990–2002).

Dunia politik kemudian membawanya ke Senayan sebagai Anggota DPR RI sejak 2004 hingga kini. Selama di parlemen, ia dipercaya duduk di Komisi VI (2019–2021) dan Komisi VII (2021–2025).

Dengan pengalaman tersebut, Mukhtarudin diharapkan mampu memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia, sekaligus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan di Kalimantan Tengah. (red/adv)

Baca Juga  BKKBN Kalteng Gandeng Jurnalis, Perkuat Sinergi Informasi Program Bangga Kencana dan Pencegahan Stunting
+ posts