PALANGKA RAYA – Kesempatan penambahan satu juta formasi guru dari pemerintah pusat belum dimanfaatkan secara optimal di Kalteng.
DPRD Kalteng menilai kondisi ini perlu segera ditindaklanjuti agar tidak berdampak pada pemenuhan tenaga pendidik di daerah.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering, mengatakan pihaknya akan segera melakukan pendalaman terhadap persoalan tersebut melalui pemanggilan instansi terkait.
“Kami ingin memastikan apa saja kendala yang dihadapi, sehingga penyerapan formasi ini belum berjalan maksimal,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia menegaskan, DPRD Kalteng akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Daerah untuk mendapatkan informasi yang komprehensif.
“Lewat RDP, kami berharap ada penjelasan rinci, baik dari sisi administrasi, persyaratan, maupun kendala teknis lainnya yang menjadi penghambat,” jelasnya.
Menurutnya, langkah evaluasi tersebut penting agar peluang dari pemerintah pusat tidak terlewatkan begitu saja.
“Kita ingin ada solusi konkret yang bisa segera diterapkan, sehingga kebutuhan guru di Kalteng dapat terpenuhi secara bertahap dan merata,” tandasnya. (Dam)











