HEADLINENASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Kalimantan Tengah Perkuat Langkah Menuju Kemandirian Pangan Nasional

152
×

Kalimantan Tengah Perkuat Langkah Menuju Kemandirian Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, saat menjadi panelis dalam program CNN Indonesia Newsroom bertajuk “Bicara Soal Ketahanan Pangan” di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Dalam forum tersebut, Edy memaparkan bahwa Kalteng memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda nasional swasembada pangan. Selain memiliki lahan luas dan subur, provinsi ini juga memiliki sumber daya manusia yang siap berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat daerah.

“Kalau berbicara tentang potensi pangan, Kalimantan Tengah punya modal besar. Kami memiliki lahan yang luas, dan masyarakat yang siap bekerja sama. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memastikan program ini berjalan baik dan berkelanjutan,” ujar Edy.

Edy menjelaskan, pelaksanaan program cetak sawah di Kalteng telah menunjukkan progres menggembirakan dengan capaian lebih dari 53 persen dari target 71 ribu hektare.

Selain itu, kegiatan optimasi lahan seluas 4 ribu hektare juga telah siap untuk ditanami padi.

Menurutnya, pemerintah daerah terus mempercepat pembukaan lahan baru dengan menggandeng pihak ketiga, perguruan tinggi, dan kelompok tani untuk memperkuat kolaborasi di lapangan.

Baca Juga  "Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional" KPw-BI Kalteng Dalam Perhelatan PTBI 2024

“Kami bergerak bersama, dengan melibatkan semua unsur, agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Wakil gubernur juga menyampaikan pesan dari Gubernur Agustiar Sabran agar masyarakat Kalteng berperan aktif dan menjaga kepercayaan pemerintah pusat yang telah menjadikan provinsi ini sebagai salah satu kawasan prioritas ketahanan pangan nasional.

“Bapak Gubernur berpesan, kepercayaan ini harus dijaga dengan kerja nyata. Masyarakat harus ikut berperan, karena keberhasilan program ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik semua,” kata Edy.

Meski begitu, Edy tidak menampik adanya sejumlah tantangan di lapangan. Kondisi geografis Kalteng yang didominasi lahan rawa dan gambut memerlukan pendekatan yang hati-hati agar tidak merusak lingkungan.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalteng telah melaksanakan Survei Investigasi Desain (SID) guna memastikan lahan yang dikelola benar-benar sesuai dengan karakteristik pertanian yang diinginkan.

“Pendekatan ilmiah dan perencanaan matang sangat penting. Kami tidak ingin membuka lahan sembarangan. Prinsipnya, ketahanan pangan harus berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan dan penghormatan terhadap kearifan lokal,” tegas Edy.

Sebagai bagian dari langkah nyata, pemerintah daerah juga membentuk Satuan Pangan untuk memperkuat koordinasi dan percepatan pelaksanaan program cetak sawah serta optimasi lahan.

Baca Juga  RRI Fest 2025 Hadirkan Pangan Murah untuk Warga Palangka Raya

Melalui satuan ini, pemerintah melibatkan mahasiswa, kelompok tani, dan sektor swasta untuk bersama-sama bergerak menuju kemandirian pangan.

“Kami ingin program ini menjadi gerakan bersama. Tidak hanya proyek pemerintah, tapi juga kebanggaan masyarakat Kalteng yang berkontribusi langsung untuk ketahanan pangan bangsa,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah terencana dan kerja sama lintas sektor, Kalimantan Tengah kini menegaskan diri sebagai salah satu daerah kunci dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia sebagai negara yang mandiri dan berdaulat dalam urusan pangan. (red/adv)

+ posts