HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

WBS Resmi Diluncurkan, Pemprov Kalteng Perkuat Pengawasan dan Perlindungan Peserta Didik

113
×

WBS Resmi Diluncurkan, Pemprov Kalteng Perkuat Pengawasan dan Perlindungan Peserta Didik

Sebarkan artikel ini
‎Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo (kanan).

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan Whistleblowing System (WBS) sebagai sarana pengaduan resmi bagi peserta didik.

Peluncuran tersebut dilaksanakan di sela kegiatan penutupan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) di Bundaran Besar Palangka Raya, belum lama ini.

Whistleblowing System merupakan mekanisme pelaporan yang disiapkan untuk menampung berbagai aduan yang terjadi di lingkungan sekolah, seperti perundungan (bullying), kekerasan, pelanggaran tata tertib, maupun dugaan bentuk penyimpangan lainnya.

Sistem ini dihadirkan sebagai upaya preventif sekaligus responsif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan siswa selama menjalani proses pendidikan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa kehadiran WBS menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan hak-hak peserta didik terlindungi.

“Melalui WBS, siswa memiliki akses untuk menyampaikan laporan secara resmi. Ini menjadi langkah penting agar setiap persoalan di sekolah dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan tepat,” ujarnya.

Baca Juga  BPR dan BPRS Dididik Jadi Lembaga Finansial Andal Digital

Ia menjelaskan, setiap laporan yang diterima akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku dengan menjunjung tinggi profesionalitas dan prinsip keadilan.

Pemerintah daerah juga memastikan identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya guna memberikan rasa aman bagi siswa.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari terciptanya lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan dan intimidasi.

Oleh sebab itu, seluruh sekolah di Kalimantan Tengah diharapkan berperan aktif dalam menyosialisasikan serta mengoptimalkan pemanfaatan WBS.

Dengan peluncuran sistem ini, Dinas Pendidikan Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi di sektor pendidikan, demi menciptakan suasana belajar yang aman, kondusif, dan mendukung lahirnya generasi berintegritas di Bumi Tambun Bungai. (red/adv)

Baca Juga  September 2025, Persentase Penduduk Miskin Kalteng Turun sebesar 4,94 persen 
+ posts