AKADEMIKADPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINELEGISLATIF

Dewan Kalteng ini Menyoroti Disparitas Kualitas Pendidikan di Setiap Daerah 

163
×

Dewan Kalteng ini Menyoroti Disparitas Kualitas Pendidikan di Setiap Daerah 

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah.

PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalteng, Hj Siti Nafsiah menyoroti adanya Disparitas (kesenjangan,red) kualitas Pendidikan, antar wilayah pedesaan maupun perkotaan.

“Saya merasa sangat prihatin atas kesenjangan pendidikan antara kota dan pedesaan yang semakin membesar,”ucapnya, Kamis (10/10/2024).

Ia menekankan pentingnya upaya pemerintah dalam mengurangi disparitas kualitas pendidikan tersebut.

Menurutnya, pemerintah harus mampu memberikan pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak di daerah terpencil terutama di pedesaan. Masyarakat di pedesaan lebih sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses pendidikan yang layak, baik dari segi biaya maupun informasi.

“Disparitas kualitas pendidikan sangat memprihatinkan. Seharusnya pemerintah fokus dalam melihat permasalahan tersebut. Terutama dalam mendistribusikan dana pendidikan yang merata,”ujarnya.

Ia mengharapkan bahwa pemerintah dapat memberikan perhatian yang lebih serius terkait permasalahan ini. Pemerintah diharapkan dapat memberikan bantuan untuk mendirikan sekolah-sekolah di pedesaan dan mengembangkan sistem pendidikan yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Tim Pengabdian DRTPM BIMA UPR Ajarkan Produk Madu Kelulut ke Warga Desa Bahu Palawa

“Akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Indonesia itu wajib. Tapi pada kenyataannya, masih banyak daerah terpencil yang belum terjangkau oleh fasilitas pendidikan, ” ujarnya.

Legislator Partai Golkar ini juga meminta agar pemerintah lebih fokus dalam melihat dan memperbaiki fasilitas pendidikan yang ada di pedesaan. Salah satu langkah yang dapat diamb ialah dengan mengembangkan program sekolah gratis di daerah-daerah terpencil.

“Kita harus memastikan tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang memadai bagi anak-anak di daerah terpencil. Sekolah gratis bisa menjadi solusi nilai tambah bagi warga desa. Harusnya, menjadi tanggung jawab bersama untuk mewujudkan hal tersebut,” tandasnya. (Mar/YN)

Baca Juga  Dukung Ekonomi Rakyat, Gubernur Kalteng Resmikan Koperasi Merah Putih di Kotim
+ posts