EKONOMI & BISNISPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Triwulan I-2025, Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah Capai 4,04 Persen

121
×

Triwulan I-2025, Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah Capai 4,04 Persen

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Agnes Widiastuti, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Sri Widanarni saat menyampaikan rilis Berita Resmi Statistik Perekonomian Kalteng Triwulan I-2025, Senin, 5 Mei 2025 siang.

PALANGKARAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat perekonomian Kalimantan Tengah tumbuh sebesar 4,04 persen pada triwulan I-2025 dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (year-on-year). Namun, secara kuartalan (quarter-to-quarter), ekonomi Kalteng mengalami kontraksi sebesar 6,57 persen. Hal ini disampaikan Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti S.Si, ME, dalam rilis Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Kalteng, Senin, 5 Mei 2025 siang.

“Perekonomian Kalimantan Tengah berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) triwulan I-2025 mencapai Rp58,0 triliun, sementara atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp29,7 triliun,” ujar Agnes di hadapan peserta yang juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Sri Widanarni.

Ia menjelaskan bahwa struktur PDRB ADHB Kalimantan Tengah menurut lapangan usaha pada periode tersebut masih didominasi oleh Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 23,73 persen. Disusul oleh Industri Pengolahan 16,88 persen, Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 12,51 persen, serta Pertambangan dan Penggalian 10,39 persen.

“Keempat sektor ini secara keseluruhan berkontribusi sebesar 63,52 persen terhadap perekonomian Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Baca Juga  Satgas PASTI Blokir Kegiatan PT Xpertise Future Analytics Indonesia

Dari sisi pengeluaran, lanjut Agnes, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mendominasi struktur PDRB ADHB Kalimantan Tengah dengan kontribusi sebesar 59,03 persen. Komponen lain yang memiliki kontribusi besar antara lain Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 37,57 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,96 persen, dan Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 10,42 persen.

“Komponen lainnya adalah Konsumsi Lembaga Non-Profit Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 1,56 persen dan Perubahan Inventori sebesar 0,49 persen. Adapun Komponen Impor Barang dan Jasa yang menjadi pengurang dalam perhitungan PDRB mencapai 43,02 persen,” katanya.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi secara year-on-year terjadi pada Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib yang tumbuh signifikan sebesar 17,98 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi tercatat pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) sebesar 13,57 persen.

Sementara itu, bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (triwulan IV-2024), ekonomi Kalimantan Tengah mengalami kontraksi sebesar 6,57 persen. Namun, terdapat pertumbuhan pada beberapa sektor penting seperti Industri Pengolahan yang naik sebesar 6,66 persen.

“Dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 9,91 persen, yang menjadi sinyal positif bagi sektor perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah,” ungkap Agnes.

Baca Juga  Universitas Palangka Raya Perkuat Kolaborasi Riset Gambut Dengan Kitakyushu Jepang

Secara spasial di regional Kalimantan, perekonomian masih didominasi oleh Kalimantan Timur yang menyumbang 46,99 persen terhadap total ekonomi wilayah. Kalimantan Tengah berada di urutan keempat dengan kontribusi sebesar 12,52 persen, di bawah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.

“Dengan pertumbuhan ini, Kalimantan Tengah tetap menunjukkan daya tahan ekonomi yang cukup baik di tengah dinamika regional dan nasional,” tandas Agnes. (Red/Adv)

+ posts