HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Jelang Imlek dan Ramadhan, Satgas Saber Kalteng Perketat Pengawasan 14 Komoditas Pangan

188
×

Jelang Imlek dan Ramadhan, Satgas Saber Kalteng Perketat Pengawasan 14 Komoditas Pangan

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Tim Pelaksana Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Provinsi Kalimantan Tengah meningkatkan pemantauan dan pengawasan harga serta mutu pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Palangka Raya, baru-baru ini.

Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga dan memastikan keamanan pangan bagi masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang ditetapkan pada 14 Januari 2026.

Melalui Satgas Saber, pemerintah berupaya memperkuat pengawasan terhadap potensi pelanggaran harga, praktik penimbunan, serta peredaran pangan yang tidak memenuhi standar mutu dan keamanan.

Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas RI, Sri Nuryanti, turut melakukan pemantauan di Kota Palangka Raya sebagai bagian dari tugasnya dalam Satgas Saber Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut didampingi Kasat Reskrimsus Polda Kalimantan Tengah bersama sejumlah instansi terkait di bidang pangan, pertanian, dan perdagangan.

Pemantauan dilakukan di Pasar Besar dan Pasar Kahayan. Kedua pasar tersebut menjadi lokasi strategis mengingat tingginya aktivitas perdagangan dan distribusi bahan pokok, khususnya menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Bulan Ramadhan, dan Hari Raya Idulfitri yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Dalam pengawasan itu, tim memeriksa 14 komoditas pangan strategis, yakni beras, jagung, kedelai, minyak goreng, gula, daging ayam, daging sapi, telur, daging kerbau, bawang putih, bawang merah, cabai rawit, cabai merah keriting, dan cabai merah besar. Komoditas tersebut menjadi prioritas karena memiliki kontribusi signifikan terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.

Selain memantau harga, tim juga mengecek kondisi fisik bahan pangan, kebersihan lapak dan sarana penjualan, serta masa edar produk.

Pendekatan yang dilakukan bersifat persuasif, dengan memberikan edukasi dan imbauan kepada pedagang agar mematuhi ketentuan yang berlaku dan menjaga kualitas produk yang dijual.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Baca Juga  Bupati Katingan Tegaskan Pramuka Bentuk Karakter Generasi Muda

Ia berharap langkah pengawasan terpadu ini mampu menciptakan situasi pasar yang kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang HBKN.

“Sesuai amanat yang diemban dari Kepala Badan Pangan Nasional, Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah siap melakukan koordinasi dengan Ketua Tim Satgas serta bekerja sama dengan seluruh anggota tim Satgas,” ujar Rendy Lesmana. (red/adv)

+ posts