HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Sinergi Pemprov dan Swasta, Panen Demplot di Pulang Pisau Perkuat Target Swasembada Pangan

154
×

Sinergi Pemprov dan Swasta, Panen Demplot di Pulang Pisau Perkuat Target Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui Program Optimalisasi Lahan.

Salah satu wujud nyata program tersebut terlihat dalam Panen Raya Demplot Padi PT Pupuk Indonesia yang digelar di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau pada Selasa (10/2/2026).

Kegiatan panen perdana ini menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, serta dukungan sektor swasta.

Optimalisasi lahan dinilai sebagai langkah strategis dalam memaksimalkan potensi pertanian yang ada, sekaligus memperkuat peran Kalimantan Tengah sebagai daerah penopang ketahanan pangan nasional.

Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng Rendy Lesmana, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Pulang Pisau, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur, disampaikan bahwa sektor pertanian, termasuk peternakan dan perikanan, menjadi fokus pembangunan daerah.

Pemerintah provinsi, lanjutnya, berkomitmen mendukung peningkatan produksi sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional.

Edy Pratowo menegaskan pentingnya menjaga lahan baku sawah agar tidak dialihfungsikan di luar kepentingan ketahanan pangan.

Baca Juga  Legislator Kalteng ini Minta Posyandu dan Puskesmas Bekerja secara Optimal

Ia juga mendorong kabupaten dan kota untuk memiliki Cadangan Pangan Pemerintah Daerah serta terus meningkatkan kapasitas produksi.

Hingga saat ini, Program Cetak Sawah Rakyat di Kalimantan Tengah telah terealisasi seluas 21 ribu hektare dan optimasi lahan mencapai 6.882 hektare.

Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam memperluas areal tanam serta meningkatkan hasil produksi padi.

Selain pengembangan padi, pemerintah provinsi juga mengarahkan perhatian pada komoditas jagung sebagai bahan baku pakan ternak.

Hilirisasi melalui pembangunan pabrik pakan telah disiapkan untuk mendorong peningkatan nilai tambah serta memperkuat kesejahteraan petani.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur mengapresiasi dukungan PT Pupuk Indonesia dalam pelaksanaan demplot pertanaman padi di lahan optimasi.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pihak swasta dapat terus diperkuat guna mendukung keberhasilan program lumbung pangan di Kalteng.

Sebagai strategi jangka panjang, Pemprov Kalteng juga menyiapkan pendidikan vokasi gratis bagi generasi muda di bidang pertanian.

Program ini ditujukan untuk mencetak sumber daya manusia yang terampil dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap memperkuat Brigade Pangan di lapangan.

Usai melakukan panen menggunakan combine harvester bersama jajaran Forkopimda, Edy menyampaikan optimisme bahwa produktivitas pertanian di Kalteng akan terus meningkat seiring penguatan pendampingan dan dukungan sarana produksi.

Baca Juga  Pelatihan Hidroponik Tingkatkan Kemandirian Pangan Rumah Tangga

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng Rendy Lesmana menyebut panen raya tersebut menjadi bukti bahwa program cetak sawah dan optimasi lahan berjalan sesuai arah kebijakan.

Pihaknya akan terus memastikan pendampingan, penyediaan sarana produksi, serta fasilitasi sarana pascapanen guna meningkatkan kualitas dan kuantitas gabah kering panen bagi kelompok tani dan gapoktan. (red/adv)

+ posts