HEADLINEKESEHATANNASIONALPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pemprov Kalimantan Tengah Raih Penghargaan UHC Award Madya 2026

9
×

Pemprov Kalimantan Tengah Raih Penghargaan UHC Award Madya 2026

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul saat menerima penghargaan UHC Awards 2026. (foto/Humas BPJS Kesehatan)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya atas komitmen dalam menjamin akses layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, dalam ajang yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta.

Capaian ini menjadi pengakuan nasional terhadap konsistensi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai instrumen utama perlindungan kesehatan masyarakat.

Suyuti Syamsul menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

“Capaian ini merupakan buah dari kolaborasi dan komitmen bersama dalam memastikan seluruh penduduk Kalimantan Tengah memperoleh perlindungan kesehatan yang layak, adil, dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar prestasi, melainkan tanggung jawab yang harus terus dijaga,” ujar Suyuti Syamsul, Selasa (27/1/2026).

Ia mengungkapkan, hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Kalimantan Tengah telah mencapai 100,18 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa seluruh penduduk, termasuk bayi yang baru lahir, telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Dari total kepesertaan tersebut, tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 85,24 persen. Persentase ini mencerminkan tingginya pemanfaatan dan keberlangsungan kepesertaan masyarakat dalam sistem JKN.

Dalam skema pembiayaan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah pusat menanggung iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebanyak 603.075 jiwa. Selain itu, pemerintah provinsi juga mengalokasikan anggaran untuk membayar iuran peserta PBI dari kelompok Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Peserta Bukan Pekerja (BP) sebanyak 48.631 jiwa.

Baca Juga  Diskominfosantik Kalteng Siap Dukung Bawaslu Perkuat Edukasi Publik dan Pengawasan Pemilu

Menurut Suyuti Syamsul, kategori Madya pada UHC Award mensyaratkan cakupan kepesertaan JKN di atas 95 persen, tingkat keaktifan minimal 85 persen setiap bulan, serta kontribusi pemerintah daerah dalam pembayaran iuran tambahan bagi PBI sedikitnya 18 persen dari jumlah penduduk.

“Memenuhi seluruh indikator tersebut bukan hal yang mudah karena membutuhkan konsistensi pembayaran iuran, baik dari peserta mandiri maupun pemerintah daerah. Namun, ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar berharap daerah yang telah meraih kategori Madya dapat meningkatkan kinerjanya hingga mencapai kategori Utama pada tahun berikutnya.

“Tahun depan, daerah dengan kategori Madya harus naik menjadi Utama. Sedangkan daerah yang sudah berada di kategori Utama diharapkan fokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatannya,” ujar Muhaimin Iskandar.

Direktur Utama BPJS Kesehatan menegaskan bahwa UHC Award merupakan bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan dan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang setara, berkelanjutan, serta melindungi masyarakat dari risiko finansial akibat masalah kesehatan.

“Universal Health Coverage bukan hanya soal angka kepesertaan, tetapi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan warganya,” katanya.

Penilaian UHC Award dilakukan secara objektif dan terukur dengan mempertimbangkan cakupan kepesertaan JKN, tingkat keaktifan peserta, pendaftaran segmen PBPU Pemerintah Daerah, serta kepatuhan pembayaran iuran hingga September 2025.

Baca Juga  Tim Pemenangan Targetkan Willy-Habib Meraih Perolehan 70 Persen Suara Kapuas  

Penyelenggaraan UHC Award 2026 juga sejalan dengan Tujuan Ketiga Sustainable Development Goals (SDGs), yakni menjamin kehidupan sehat dan mendorong kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Capaian ini menegaskan posisi Kalimantan Tengah sebagai salah satu provinsi yang konsisten menghadirkan perlindungan kesehatan bagi warganya. (Red/Adv)

+ posts