PALANGKA RAYA – Pemprov Kalteng terus mempersiapkan peringatan Hari Jadi ke-69 Kalteng Tahun 2026 agar berlangsung meriah, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Hal ini dibahas dalam rapat persiapan yang digelar di Aula Eka Hapakat Lantai III Kantor Gubernur, Kamis (9/4/2026).
Pj Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden, menegaskan bahwa meskipun berada dalam kondisi efisiensi anggaran, pelaksanaan peringatan harus tetap optimal dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor.
“Pelaksanaan harus tetap meriah, namun yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini memberi dampak nyata. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh perangkat daerah diminta tidak hanya menjalankan kegiatan rutin, tetapi juga menghadirkan inovasi yang mampu menarik partisipasi luas masyarakat.
Keterlibatan TNI/Polri, dunia usaha, komunitas, hingga pelaku UMKM dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan.
Rangkaian peringatan direncanakan dimulai sejak April 2026 dengan sejumlah agenda unggulan seperti Festival Budaya Isen Mulang, Kalteng Expo, karnaval budaya, serta lomba olahraga tradisional.
Agenda tersebut diharapkan mampu menjadi daya tarik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, penyiapan tema dan logo peringatan menjadi perhatian serius. Konsep yang disusun diharapkan memiliki makna filosofis serta mencerminkan identitas Kalteng. Batas waktu penyampaian rencana kegiatan ditetapkan paling lambat 23 April 2026.
Evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya juga dilakukan untuk memastikan peringatan tahun ini lebih baik.
Efisiensi anggaran diharapkan menjadi pemicu kreativitas dan optimalisasi sumber daya yang tersedia.
Staf Khusus Gubernur, Herson B Aden, menekankan pentingnya menghadirkan kegiatan yang ikonik dan memiliki nilai pembeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kita tidak harus membuat banyak kegiatan, tetapi yang ada harus benar-benar berkualitas, berkesan, dan memberikan dampak terhadap ekonomi serta citra daerah,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan publikasi dan branding agar gaung peringatan dapat meluas hingga tingkat nasional.
Penetapan tema dan logo diminta segera dilakukan agar dapat disosialisasikan secara maksimal ke seluruh kabupaten/kota.
Pelaksanaan kegiatan mengacu pada SK Gubernur Kalteng Nomor 100.3.3.1/80/2026 tentang Panitia Pelaksana.
Beberapa agenda ditargetkan masuk dalam skala nasional, seperti Festival Budaya Isen Mulang yang diusulkan ke Kharisma Event Nusantara, serta Kalteng Expo yang diarahkan melibatkan berbagai daerah.
Selain agenda utama, kegiatan pendukung seperti bakti sosial, anjangsana, ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, serta temu usaha antara pelaku usaha dan investor turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan.
Untuk mendukung publikasi, desain logo ditugaskan kepada Diskominfosantik dan penyiapan tema kepada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.
Peluncuran direncanakan pada 30 April 2026 dan mulai digunakan secara resmi pada 1 Mei 2026.
Pemprov Kalteng optimistis peringatan Hari Jadi ke-69 ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat identitas daerah, mempromosikan potensi unggulan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Kalteng. (adv)











