AKADEMIKADPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINENASIONAL

Faridawaty Apresiasi Promosi Budaya Kalteng Hingga Turkiye

13
×

Faridawaty Apresiasi Promosi Budaya Kalteng Hingga Turkiye

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh.

PALANGKA RAYA – Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh (FDA) mengapresiasi langkah Ketua DPD Partai NasDem Kota Palangka Raya, Tuty Dau yang mempromosikan kesenian dan budaya Kalimantan Tengah di Turkiye, beberapa waktu lalu.

Menurut FDA, upaya yang dilakukan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian dalam memperkenalkan budaya daerah hingga ke tingkat internasional. Ia menilai, langkah membawa kesenian dan budaya lokal ke luar negeri bukan hal yang mudah, karena membutuhkan persiapan, kekompakan, serta keberanian untuk memperkenalkan identitas daerah di hadapan masyarakat dunia.

Dikatakannya, Tuty Dau saat itu membawa sekitar 30 orang untuk menampilkan budaya Kalimantan Tengah di Turkiye. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seni budaya biasa, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan daerah kepada masyarakat internasional.

“Beliau membawa rombongan cukup banyak untuk memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah di luar negeri. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah kita, karena budaya lokal bisa tampil dan dikenal hingga mancanegara. Tidak semua orang memiliki keberanian dan komitmen untuk melakukan hal sebesar itu,” katanya.

FDA menyampaikan, memperkenalkan budaya daerah di negara lain memiliki tantangan tersendiri. Selain harus menjaga nama baik daerah dan bangsa, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Kalimantan Tengah memiliki budaya yang kaya dan layak dikenal dunia.

“Mungkin kita sudah biasa mengadakan suatu acara di negara sendiri, namun akan berbeda bila kita menghadirkan budaya kita di negara lain seperti di Turkiye, itu hal yang luar biasa. Apalagi yang dibawa bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga identitas, nilai budaya, dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah. Ini menjadi bentuk diplomasi budaya yang sangat positif,” ujarnya, Rabu (27/05/2026) siang.

Baca Juga  Pesparani Kalteng Resmi Dibuka Menggema Nilai Iman Dan Kebudayaan Lokal

Anggota Komisi III DPRD Kalteng itu menilai, promosi budaya ke luar negeri juga dapat membuka peluang besar bagi daerah, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga memperluas jejaring kerja sama internasional. Menurutnya, budaya daerah memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik yang mampu memperkenalkan Kalimantan Tengah secara lebih luas.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Tuty Dau patut mendapat apresiasi. Sebab, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap dikenal dan dicintai, termasuk oleh generasi muda.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik dalam melestarikan budaya Kalimantan Tengah hingga ke mancanegara. Ketika budaya kita tampil di luar negeri, maka masyarakat dunia akan mengetahui bahwa Kalimantan Tengah memiliki keberagaman seni dan budaya yang luar biasa. Ini juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin bangga terhadap budaya daerahnya sendiri,” katanya.

FDA berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku seni dan budaya daerah. Menurut dia, dukungan seluruh pihak sangat diperlukan agar pelestarian budaya tidak berhenti hanya di tingkat lokal, tetapi mampu menembus panggung internasional.

“Budaya adalah identitas daerah yang harus dijaga bersama. Ketika ada tokoh ataupun komunitas yang berupaya memperkenalkan budaya kita hingga ke luar negeri, maka itu harus mendapat dukungan dan apresiasi. Saya berharap semakin banyak kegiatan budaya yang membawa nama Kalimantan Tengah ke tingkat dunia,” ujarnya lagi.

Baca Juga  Terima Kasih Atas Dukungannya ke Willy-Habib, Faridawaty Sampaikan Apresiasi ke Masyarakat 

Ia menambahkan, promosi budaya di tingkat internasional juga menjadi bagian penting dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, budaya daerah tidak boleh hanya menjadi simbol, tetapi harus terus diperkenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Upaya promosi budaya Kalimantan Tengah di Turkiye tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah ke tingkat global. Dengan begitu, budaya lokal tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia. (Red/ADV)

+ posts