EKONOMI & BISNISHEADLINENASIONALPEMKAB SERUYANPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Bank Indonesia Bersama Pemkab Seruyan Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM Berkelanjutan

14
×

Bank Indonesia Bersama Pemkab Seruyan Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, bersama Bupati Kabupaten Seruyan selaku Ketua ISEI Cabang Palangka Raya berfoto bersama peserta usai membuka Pelatihan UMKM Digital di Aula BKAD Kabupaten Seruyan.

KUALA PEMBUANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peningkatan kapasitas digital. Upaya tersebut diwujudkan dengan menyelenggarakan Pelatihan UMKM Digital bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Palangka Raya di Aula BKAD Kabupaten Seruyan, Sabtu (4/7). Kegiatan ini diikuti sekitar 150 pelaku UMKM sebagai bagian dari strategi mempercepat transformasi digital sektor usaha daerah.

Pelatihan tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, marketplace, serta strategi pemasaran berbasis digital agar mampu meningkatkan daya saing di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital dan perubahan perilaku konsumen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menegaskan bahwa digitalisasi kini menjadi kebutuhan yang harus diadaptasi oleh seluruh pelaku UMKM agar mampu bertahan sekaligus berkembang di era ekonomi digital.

“Digitalisasi bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di era ekonomi digital. Melalui penguatan kapasitas digital, UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pemasaran, dan menciptakan peluang usaha yang lebih besar,” ujarnya, Sabtu (04/07/2026).

Ia menjelaskan, transformasi digital memiliki peran penting dalam memperkuat posisi UMKM di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif. Perubahan pola transaksi masyarakat yang kini lebih banyak memanfaatkan platform digital menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha.

Baca Juga  Kerusakan Jalan Kobar–Sukamara dan Tumbang Salio, DPRD Kalteng Desak Sinergi Percepatan Perbaikan

Menurut Yuliansah Andrias, peningkatan literasi digital menjadi langkah strategis agar UMKM tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat keberlanjutan usaha melalui pemanfaatan berbagai platform digital yang tersedia.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Seruyan selaku Ketua ISEI Cabang Palangka Raya. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mempercepat transformasi digital UMKM sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan merupakan langkah penting dalam mempercepat transformasi digital UMKM sehingga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, pelatihan menghadirkan narasumber dari Shopee Jakarta dan Bakul Banua. Perwakilan Shopee memberikan materi mengenai strategi pemanfaatan marketplace, teknik pemasaran digital, serta optimalisasi berbagai fitur digital yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM guna meningkatkan penjualan produknya.

Sementara itu, Bakul Banua membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam mengembangkan usaha berbasis digital. Materi yang disampaikan meliputi penguatan branding produk, strategi membangun usaha yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, hingga pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pasar.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Selain memperoleh pemahaman mengenai strategi pemasaran digital, para pelaku UMKM juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jejaring dengan narasumber maupun para pemangku kepentingan yang diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Baca Juga  Warga Pahandut Seberang Sambut Pasangan Willy – Habib

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program peningkatan kapasitas, termasuk digitalisasi usaha sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi daerah. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, ISEI, serta mitra strategis, diharapkan semakin banyak UMKM di Kalimantan Tengah mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pasar, meningkatkan omzet usaha, sekaligus mewujudkan UMKM yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing. (Red/ADV)

+ posts