HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan: SPMB 2025/2026 Harus Akuntabel dan Inklusif

131
×

Gubernur Kalteng Tekankan Pentingnya Pendidikan: SPMB 2025/2026 Harus Akuntabel dan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Kegiatan SPMB untuk SMA, SMK, dan SKH Tahun Ajaran 2025/2026.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh dikompromikan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pembukaan kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA, SMK, dan SKH Tahun Ajaran 2025/2026, yang berlangsung di Hotel M Bahalap, Palangka Raya, pada Senin kemarin (26/5/2025).

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Safrudin, menjelaskan bahwa sosialisasi ini penting untuk memastikan proses penerimaan siswa berjalan secara akuntabel, inklusif, dan berintegritas.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh Gubernur yang terus mendorong agar dunia pendidikan di Kalimantan Tengah tumbuh dan berkembang secara berkeadilan,” ujarnya.

Safrudin menambahkan bahwa prinsip ‘Huma Betang’ yang menjadi filosofi masyarakat Kalteng selalu ditekankan oleh Gubernur sebagai dasar dalam setiap kebijakan, termasuk dalam proses seleksi peserta didik baru.

Baca Juga  48 Pelajar Katingan Resmi Dikukuhkan Jadi Paskibraka 2025

Tahun ajaran 2025/2026, menurutnya, membawa berbagai tantangan sekaligus peluang, terutama di tengah transformasi digital, perubahan nilai sosial, serta keterbatasan akses pendidikan di daerah pedalaman dan wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan tercipta pemahaman yang selaras antar semua pihak. Tidak boleh ada kebingungan di tingkat masyarakat, sekolah, maupun daerah. Semua harus satu arah, satu suara, dan satu tekad memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi generasi penerus Kalimantan Tengah yang Maju dan Berkah,” tuturnya.

Ia juga mengimbau seluruh satuan pendidikan dan panitia pelaksana SPMB agar terus menjaga komunikasi yang terbuka, menjunjung integritas, dan menyediakan ruang dialog selama pelaksanaan proses seleksi. (red/adv)

Baca Juga  Ringankan Beban Masyarakat, Sedulur ASRI Siapkan Sarapan Gratis
+ posts