DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Pastikan Pengawasan ODOL dan Kesiapan Posko Mudik di Kapuas Optimal

101
×

DPRD Kalteng Pastikan Pengawasan ODOL dan Kesiapan Posko Mudik di Kapuas Optimal

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas baru-baru ini.

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kapuas dan Jembatan Timbang di perbatasan Kalteng–Kalimantan Selatan (Kalsel), baru-baru ini.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pengelolaan arus mudik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam peninjauan di Dishub Kapuas, Junaidi menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh mengingat Kapuas merupakan jalur strategis penghubung antarprovinsi.

Ia menilai potensi lonjakan kendaraan pada masa mudik perlu diantisipasi sejak dini melalui langkah terukur dan koordinasi lintas instansi.

“Kapuas menjadi pintu gerbang jalur darat Kalteng menuju Kalsel. Karena itu, kesiapan posko terpadu, pengaturan lalu lintas, serta dukungan layanan kesehatan harus benar-benar dipastikan,” ujar Junaidi.

Ia meminta agar titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan dipetakan secara detail.

Selain itu, pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ram check) terhadap angkutan umum diminta dilakukan secara ketat guna menjamin keselamatan penumpang.

Baca Juga  Percepat Pembangunan Daerah, DPRD Kalteng Dorong Transformasi Digital Layanan Publik

“Ram check harus dilaksanakan secara menyeluruh. Bus dan angkutan umum yang beroperasi wajib memenuhi standar keselamatan agar risiko kecelakaan dapat ditekan,” tegasnya.

Selanjutnya, Junaidi juga meninjau Jembatan Timbang di perbatasan Kalteng dan Kalsel.

Ia menekankan bahwa keberadaan jembatan timbang memiliki peran penting dalam mengawasi kendaraan angkutan barang, khususnya truk dengan muatan berlebih atau Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

Menurutnya, pengendalian kendaraan ODOL bukan hanya berkaitan dengan perlindungan infrastruktur jalan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan lainnya, terutama saat arus mudik meningkat.

“Pengawasan harus diperketat. Kendaraan dengan muatan berlebih berpotensi merusak jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan, apalagi saat volume lalu lintas tinggi,” katanya.

Junaidi juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara, terlebih kondisi cuaca pada awal 2026 yang masih fluktuatif.

Baca Juga  Faridawaty Dorong Optimalisasi Pariwisata untuk Tingkatkan Ekonomi Kalteng

Ia mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan, termasuk rem, ban, dan lampu, dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Periksa kendaraan sebelum berangkat dan patuhi aturan lalu lintas demi perjalanan mudik yang aman dan lancar,” tandasnya. (dam)

+ posts