DPRD KALIMANTAN TENGAHHEADLINE

DPRD Kalteng Sebut Hilirisasi Industri Mampu Dongkrak Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

14
×

DPRD Kalteng Sebut Hilirisasi Industri Mampu Dongkrak Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng Bambang Irawan.

PALANGKA RAYA – Upaya mendorong hilirisasi industri di Kalteng dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk unggulan.

DPRD Kalteng menilai pengembangan industri pengolahan harus terus didorong agar kekayaan sumber daya alam yang dimiliki daerah dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, mengatakan selama ini berbagai komoditas unggulan dari sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan masih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

Kondisi tersebut menyebabkan nilai tambah produk lebih banyak dinikmati oleh daerah lain yang memiliki fasilitas pengolahan.

Menurutnya, pola pembangunan ekonomi yang berorientasi pada hilirisasi akan memberikan dampak yang lebih luas dibandingkan hanya mengandalkan penjualan bahan baku.

Dengan adanya industri pengolahan di dalam daerah, rantai produksi dapat berjalan lebih panjang sehingga menciptakan peluang ekonomi baru.

“Potensi sumber daya alam yang dimiliki Kalteng sangat besar. Karena itu, sudah seharusnya kita mendorong hadirnya industri pengolahan agar nilai ekonominya dapat dinikmati masyarakat dan daerah secara lebih optimal,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Bambang menjelaskan, hilirisasi industri tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai jual komoditas, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat struktur ekonomi daerah.

Kehadiran kawasan industri akan memicu pertumbuhan sektor pendukung seperti transportasi, perdagangan, jasa, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah.

Baca Juga  Pemkot Palangka Raya Terapkan Strategi Efisiensi Hadapi Pemangkasan TKD

Selain itu, pengembangan industri hilir juga diyakini dapat menjadi magnet bagi investor untuk menanamkan modal di Kalteng. Dengan tersedianya bahan baku yang melimpah, daerah memiliki peluang besar untuk menarik investasi yang berorientasi pada pengolahan dan manufaktur.

Ia menilai masuknya investasi baru akan berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Masyarakat lokal akan memiliki lebih banyak kesempatan bekerja di sektor industri maupun sektor pendukung lainnya yang tumbuh seiring berkembangnya aktivitas ekonomi.

“Dewan sangat mendorong berdirinya hilirisasi industri. Karena program hilirisasi akan menciptakan multiplier effect yang luas. Bukan hanya sektor industri yang berkembang, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperluas lapangan pekerjaan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Meski memiliki prospek yang menjanjikan, Bambang mengingatkan bahwa pengembangan hilirisasi memerlukan dukungan infrastruktur yang kuat.

Akses jalan, jaringan listrik, fasilitas pelabuhan, serta kepastian regulasi menjadi faktor utama yang harus terus diperhatikan agar investasi dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Untuk itu, DPRD Kalteng mendorong Pemprov bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Baca Juga  FPPMK Yakini Deden Wigustiar Sosok Tepat Pimpin KNPI

Langkah tersebut dinilai penting agar Kalteng mampu bersaing dalam menarik investasi industri di tingkat regional maupun nasional.

“Kita mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebijakan yang mendukung pengembangan industri pengolahan,” tambahnya.

Bambang optimistis hilirisasi industri dapat menjadi salah satu pilar utama pembangunan ekonomi Kalteng pada masa mendatang.

Dengan pengelolaan sumber daya alam yang lebih bernilai tambah, daerah diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv)

+ posts