AKADEMIKAHEADLINEPEMKOT PALANGKA RAYAPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Mayoritas Peserta UTBK Mandiri UPR Berasal dari Kalimantan Tengah

18
×

Mayoritas Peserta UTBK Mandiri UPR Berasal dari Kalimantan Tengah

Sebarkan artikel ini
FOTO Ist.: Rektor Universitas Palangka Raya Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU bersama Ketua Panitia UTBK SMMPTN Barat 2026 Dr. Natalina Asi, M.A meninjau pelaksanaan ujian di ruang UTBK UPR, Rabu (17/06/2026).

PALANGKA RAYA – Tingginya minat generasi muda Kalimantan Tengah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kembali terlihat pada pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat Tahun 2026 yang digelar di Universitas Palangka Raya (UPR).

Berdasarkan data panitia pelaksana, mayoritas peserta yang mengikuti seleksi di pusat UTBK UPR berasal dari Kalimantan Tengah. Dari total 1.381 peserta yang terdaftar mengikuti ujian, sebanyak 1.277 peserta atau 92,47 persen merupakan putra-putri daerah Kalimantan Tengah, sedangkan 104 peserta atau 7,53 persen berasal dari luar daerah.

Ketua Panitia Pelaksanaan UTBK SMMPTN Barat 2026 UPR, Dr. Natalina Asi, M.A mengatakan tingginya jumlah peserta asal Kalimantan Tengah menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di daerah sendiri.

“Dari total 1.381 peserta yang mengikuti ujian di pusat UTBK UPR, sebanyak 1.277 peserta atau 92,47 persen berasal dari Kalimantan Tengah dan 104 peserta atau 7,53 persen berasal dari luar daerah. Pelaksanaan ujian berlangsung selama empat hari mulai 17 hingga 20 Juni 2026 dengan delapan sesi ujian yang dilaksanakan di delapan ruang ujian,” ujarnya di Ruang UTBK UPR, Rabu (17/06/2026).

Natalina menjelaskan, seluruh proses ujian telah dipersiapkan secara matang dengan dukungan delapan ruang ujian yang digunakan selama pelaksanaan seleksi. Setiap ruang dan sesi telah disesuaikan dengan kapasitas peserta guna memastikan proses ujian berjalan lancar, tertib, dan sesuai prosedur.

Baca Juga  OJK Tetapkan Dua Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan seleksi mandiri agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan memperoleh kesempatan yang sama.

Sementara itu, Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU menyampaikan bahwa pelaksanaan SMMPTN Barat merupakan hasil kolaborasi perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat yang telah berlangsung selama sepuluh tahun.

“Yang terlibat dalam pelaksanaan tahun ini sebanyak 27 perguruan tinggi baik di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Dan kita bersyukur tahun ini peserta yang mengikuti ujian masuk jalur mandiri mencapai 30.833 peserta dan sudah memenuhi persyaratan,” katanya.

Ia menilai keberlangsungan SMMPTN Barat selama satu dekade menunjukkan komitmen perguruan tinggi negeri dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas kepada masyarakat melalui jalur seleksi mandiri yang kredibel dan berkualitas.

Lebih lanjut, Salampak berharap mayoritas peserta asal Kalimantan Tengah dapat menjadikan Universitas Palangka Raya sebagai pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Menurutnya, UPR terus melakukan penguatan kualitas akademik dan pengembangan program studi guna mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Selain itu, UPR juga berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas lulusan yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan di Kalimantan Tengah maupun tingkat nasional.

Baca Juga  Wakil Bupati Katingan Tinjau Langsung Tes PPPK, Tegaskan Seleksi Harus Murni dan Tanpa Lobi

Pada kesempatan tersebut, Salampak turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengawas, dan jajaran yang terlibat dalam penyelenggaraan UTBK SMMPTN Barat 2026 di UPR. Ia menegaskan bahwa kerja sama dan komitmen seluruh pihak menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas serta kredibilitas proses seleksi.

Selama sepuluh tahun pelaksanaan SMMPTN Barat, evaluasi terus dilakukan setiap tahun untuk meningkatkan mutu layanan, menyempurnakan sistem seleksi, dan memperluas kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur mandiri. Upaya tersebut diharapkan dapat terus memperkuat akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung lahirnya generasi unggul dari Kalimantan Tengah dan berbagai daerah lainnya. (RED/ADV)

+ posts