HEADLINEPASAR MODALPEMKAB PULANG PISAUPEMPROV KALIMANTAN TENGAHSEKTOR LAYANAN JASA KEUANGAN

OJK Bersama BKKBN Kalteng Bangun Literasi Keuangan Keluarga di Pulang Pisau 

15
×

OJK Bersama BKKBN Kalteng Bangun Literasi Keuangan Keluarga di Pulang Pisau 

Sebarkan artikel ini

PULANG PISAU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui kegiatan edukasi keuangan di Kampung Keluarga Berkualitas, Desa Hanjak Maju, Kabupaten Pulang Pisau. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang cerdas finansial, mandiri, sejahtera, dan berkualitas melalui peningkatan pemahaman mengenai perencanaan serta pengelolaan keuangan keluarga. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan simbolis Buku Saku Perencanaan Pengelolaan Keuangan Keluarga sebagai panduan praktis bagi masyarakat dalam mengelola keuangan secara lebih bijak, terencana, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. OJK dan BKKBN menilai bahwa peningkatan literasi keuangan merupakan fondasi penting untuk menciptakan keluarga yang mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik, mengelola pendapatan secara efektif, serta menghadapi berbagai tantangan ekonomi secara mandiri.

Kepala Desa Hanjak Maju, Supiani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukasi keuangan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan keluarga sekaligus menjadi bekal penting untuk membangun kesejahteraan yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan keluarga. Saya berharap edukasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Hanjak Maju dalam membangun keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkualitas,” terang Supiani, Kamis (16/7/2026).

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menegaskan bahwa literasi keuangan memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Menurutnya, keluarga yang memahami pengelolaan keuangan dengan baik akan lebih siap memenuhi kebutuhan dasar, menyusun perencanaan jangka panjang, hingga menghadapi berbagai risiko ekonomi yang mungkin terjadi.

Baca Juga  Hasil Rekapitulasi Agustiar - Edy Menang Pilgub Kalteng, Paslon 02 Tak Terima Lanjut ke MK

“Keluarga dengan tingkat literasi keuangan yang baik cenderung lebih mampu memenuhi kebutuhan dasar, mempersiapkan dana darurat, merencanakan pendidikan anak, serta menghadapi risiko ekonomi sehingga dapat meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun keluarga yang sejahtera dan berkelanjutan,” ujar Primandanu.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Mohamad Iqbal Apriansyah, S.H., M.P.H., menekankan bahwa pengelolaan keuangan keluarga merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama dalam menyusun perencanaan keuangan menjadi kunci agar setiap keluarga mampu menghadapi berbagai kebutuhan maupun tantangan ekonomi pada masa mendatang.

“Pengelolaan keuangan keluarga merupakan tanggung jawab bersama antara suami, istri, dan seluruh anggota keluarga. Dengan adanya kerja sama yang baik dalam merencanakan dan mengelola keuangan, keluarga akan lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan maupun tantangan ekonomi di masa mendatang. Setiap keluarga perlu memahami cara mengelola keuangan secara bijak, agar pengeluaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan keuangan yang telah direncanakan,” terang Iqbal.

Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi yang menghadirkan sejumlah narasumber. Asisten Manajer Bidang PEPK dan LMSt OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Bima Haru Kurniawan, memaparkan prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan keluarga. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menetapkan tujuan keuangan, menyusun anggaran, menyiapkan dana darurat, memiliki perlindungan dan investasi, serta memastikan setiap produk dan layanan keuangan yang digunakan memenuhi prinsip Legal dan Logis.

Baca Juga  Puluhan Binaragawan Antusias Daftarkan Diri Ikuti Bodycontest Bangun Raga Pemuda 2024

Selain itu, perwakilan Lembaga Jasa Keuangan turut memperkenalkan berbagai produk dan layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai kebutuhan. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memilih layanan keuangan yang aman, terencana, dan memberikan manfaat bagi penguatan kondisi ekonomi keluarga dalam jangka panjang.

Melalui kolaborasi ini, OJK Provinsi Kalimantan Tengah bersama BKKBN dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperluas literasi dan inklusi keuangan hingga menjangkau masyarakat di berbagai daerah. Penguatan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan keluarga diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya keluarga yang berkualitas, tangguh menghadapi tantangan ekonomi, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah secara berkelanjutan. (Red/ADV)

+ posts