HEADLINEPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Dislutkan Kalteng Percepat Ekspor Perikanan, Karantina Siap Fasilitasi Pengiriman Langsung

6
×

Dislutkan Kalteng Percepat Ekspor Perikanan, Karantina Siap Fasilitasi Pengiriman Langsung

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalimantan Tengah memperkuat langkah percepatan ekspor produk perikanan melalui kerja sama dengan Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalteng.

Sinergi ini dibahas dalam pertemuan antara Kepala Dislutkan Kalteng, Sri Widanarni, dan Kepala BKHIT Kalteng, Sondang S, di Palangka Raya, baru-baru ini.

Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya mendorong ekspor produk perikanan agar dapat dilakukan langsung dari Kalimantan Tengah tanpa harus melalui daerah lain.

Selain meningkatkan efisiensi distribusi, langkah ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pelaku usaha perikanan dan memperkuat daya saing produk lokal di pasar ekspor.

Sejumlah tantangan turut menjadi perhatian bersama, mulai dari keterbatasan akses penerbangan, kesiapan jalur logistik, hingga pemenuhan standar mutu dan persyaratan karantina.

Kedua instansi sepakat perlunya dukungan kebijakan dan intervensi pemerintah daerah agar hambatan tersebut dapat diatasi secara bertahap.

Sri Widanarni menegaskan bahwa peningkatan kualitas produk menjadi prioritas utama dalam mendukung ekspor langsung.

Menurutnya, pembinaan kepada pelaku usaha perikanan akan terus dilakukan agar standar mutu dapat terjaga secara berkelanjutan.

“Kami berkomitmen mendorong pelaku usaha agar konsisten menjaga kualitas produk. Dengan sinergi lintas sektor, peluang ekspor langsung dari Kalteng akan semakin terbuka,” ujarnya.

Baca Juga  Standarisasi Konten Nasional Diperkuat Lewat Bimtek Komdigi di Medan

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Badan Karantina sangat penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Sementara itu, Kepala BKHIT Kalteng, Sondang, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam memberikan pendampingan teknis serta fasilitasi layanan karantina bagi pelaku usaha yang akan melakukan ekspor.

“Kami siap memfasilitasi selama persyaratan teknis dan administratif terpenuhi. Karantina mendukung upaya ekspor langsung agar distribusi lebih efisien dan biaya logistik dapat ditekan,” jelasnya.

Sondang juga menilai bahwa kesinambungan produksi dan kepastian volume menjadi faktor penting agar ekspor dapat berjalan secara berkelanjutan.

Untuk itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan pelaku usaha.

Melalui pertemuan ini, Dislutkan dan BKHIT Kalteng sepakat memperkuat koordinasi dan kolaborasi sebagai langkah strategis dalam mendorong peningkatan ekspor produk perikanan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat pesisir. (red/adv)

+ posts